navigasi

Senin, Maret 31, 2008

PM Belanda Berkirim Surat ke Tokoh Islam Indonesia

Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende menulis surat kepada beberapa pemimpin agama di Indonesia. Diantaranya adalah ke Ketua PBNU. Ia menjelaskan bahwa isi film Fitna yang dibuat Geert Wilders tidak mencerminkan politik pemerintah Belanda.
Surat PM Belanda itu dikirim sebelum Geert Wilders merilisnya via situs internet. Perdana menteri Jan Peter Balkenende menulis bahwa pihak kejaksaan baru bisa turun tangan kalau film ini sudah diputar dan dianggap menyebarluaskan kebencian antar golongan.
Surat Perdana Menteri Balkenende itu merupakan jawaban terhadap surat bersama beberapa pemimpin agama Indonesia sebelum ini. Dalam surat itu mereka meminta supaya pemerintah Belanda sebanyak mungkin membatasi dampak negatif film ini.
Kabinet Menyesalkan
Sementara itu, Kabinet Belanda juga menyesalkan penayangan film “anti Al-Quran” bikinan Wilders. Sebelum ini, PM Jan Peter Balkenende juga mengatakan, tidak melihat tujuan lain dari film itu selain hanya untuk menyakiti perasaan orang.
Ia juga tidak membenarkan apa yang telah dilakukan Wilders melalui film itu. Menurutnya dalam film Islam disamakan dengan berbagai tindakan keji. Namun menurut Balkenende mayoritas Muslim justru mengutuk berbagai kekerasan yang dilakukan oleh kelompok ekstrimis. [rnl/cha/http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6599&Itemid=66]

Tidak ada komentar: