navigasi

Selasa, Desember 24, 2013

Cek Pengumuman CPNS 2013 di Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta : Bagi Anda yang mengikuti seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013 tanggal 24 Desember ini adalah pengumumannya. Anda juga bisa mengecek hasil pengumumannya di liputan6.com.
Caranya mudah, Anda tinggal klikcpns.liputan6.com, lalu Anda mengisi nomor peserta ujian Anda. Hasil pengumumannya sudah bisa langsung terlihat.
Database peserta yang lolos seleksi tersebut berasal data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).Liputan6.com menjadi media partner dari KemenPAN-RB untuk pengumuman hasil CPNS 2013.
Sebanyak 1,5 juta penduduk Indonesia mengikuti seleksi CPNS 2013. Dari jumlah tersebut menurut data KemenPAN-RB, pemerintah akan merekrut sekitar 65 ribu CPNS.
"Formasi atau kebutuhannya tahun ini sebanyak 65 ribu orang. Tapi itu pun tidak akan terisi semua," ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB), Setiawan Wangsa Atmaja ketika diwawancarai Liputan6.com, Selasa (24/12/2013).

Dari kuota PNS sebanyak 65 ribu orang, Setiawan mengaku, hanya 80% peserta yang lolos seleksi dan layak mengisi kursi sebagai pelayan publik tersebut. Sedangkan 20% sisanya tidak mencapai nilai ambang batas (passing grade) yang sudah ditetapkan.
Jika dihitung, Kemen PAN RB akan mengumumkan sebanyak 55.250 orang PNS hari ini (24/12/2013). Dari hasil perhitungan itu, sebanyak 25 ribu PNS akan ditempatkan di pusat dan sisanya didistribusikan ke daerah lain.
"Kondisinya sama dengan tahun lalu, karena yang belum lolos tidak bisa memenuhi passing grade," ucap dia. (Igw)

Selasa, November 26, 2013

Begini Peran Singapura dalam Penyadapan Australia

TEMPO.COJakarta - Singapura disebut-sebut turut membantu penyadapan Australia di sejumlah negara di Asia. Dokumen Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat menunjukkan bahwa AS dan mitra intelijennya dalam lingkaran "Five Eyes"--Australia, AS, Inggris, Kanada dan Selandia Baru--menyadap melalui kabel serat optik kecepatan tinggi di 20 lokasi di seluruh dunia. Operasi intersepsi melibatkan kerja sama dengan pemerintah setempat dan perusahaan telekomunikasi atau melalui "operasi rahasia".
Menurut dokumen NSA, Singapura berperan membantu Australia mendapatkan akses untuk mencegat data melalui kabel bawah laut. Operasi intersepsi kabel bawah laut memungkinkan mereka untuk melacak "siapa pun, di mana pun, dan kapan pun" serta digambarkan sebagai "zaman keemasan" intelijen sinyal.
Dalam dokumen disebutkan Singapura--salah satu pusat telekomunikasi yang paling signifikan di dunia--adalah "pihak ketiga" yang  bekerja dengan "Five Eyes" dan memegang kunci penting. Lembaga intelijen elektronik Australia, Defence Signals Directorate (DSD), memanfaatkan kabel SEA-ME-WE-3 yang melintas dari Jepang, melalui Singapura, Djibouti, Suez, dan Selat Gibraltar ke Jerman Utara.
Akses ke saluran telekomunikasi internasional utama ini difasilitasi oleh operator milik pemerintah Singapura, SingTel. Kerja sama ini menjadi elemen kunci dalam ekspansi intelijen dan hubungan pertahanan Australia-Singapura selama 15 tahun terakhir.
Saham mayoritas SingTel dimiliki oleh Temasek Holdings, lengan investasi pemerintah Singapura. Bukan rahasia lagi, tulis Sydney Morning Herald, SingTel memiliki hubungan dekat dengan badan intelijen Singapura. Pemerintah Singapura diwakili oleh Peter Ong, yang sebelumnya bertanggung jawab untuk keamanan nasional dan koordinator intelijen di kantor Perdana Menteri Singapura, untuk duduk di pucuk pimpinan perusahaan itu.
Ahli intelijen dari Australian National University, Profesor Des Ball, menggambarkan kemampuan intelijen sinyal Singapura sebagai "yang paling maju" di Asia Tenggara. Kerja sama dengan Australia pertama kali dikembangkan pada pertengahan 1970-an.
Indonesia dan Malaysia telah menjadi sasaran utama untuk kolaborasi intelijen Australia dan Singapura sejak 1970-an. Sebagian besar lalu lintas telekomunikasi dan Internet di Indonesia disalurkan melalui Singapura.
Menanggapi berita ini, baik Australia maupun Singapura sama-sama bungkam. "Sesuai kaidah yang telah lama kami lakukan, Departemen Pertahanan tak akan berkomentar terhadap apa pun terkait persoalan intelijen," kata seorang pejabat Departemen Pertahanan Australia menjawab pertanyaan Zdnet.
Sedangkan SingTel dan Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) tak menjawab panggilan telepon maupun e-mail yang dikirim media itu untuk melakukan konfirmasi.

Rabu, November 20, 2013

Tinjau Ulang Kerja Sama dengan Australia

Jakarta,  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, Indonesia akan meninjau ulang sejumlah kerja sama dengan Australia menyusul adanya laporan upaya penyadapan negara tersebut ke sejumlah pejabat tinggi negara di Asia termasuk Indonesia.

"Kita juga akan meninjau kembali sejumlah agenda kerja sama bilateral, akibat perlakuan Australia yang menyakitkan itu," kata Presiden dalam akun Twitter-nya @SBYudhoyono di Jakarta, Selasa dini hari.

Presiden mengatakan, Indonesia meminta Australia memberikan jawaban resmi dan bisa dipahami masyarakat luas atas penyadapan terhadap Indonesia.

"Tindakan AS dan Australia sangat mencederai kemitraan strategis dengan Indonesia, sesama negara demokrasi," tegas Presiden.

Kepala Negara mengatakan pada Senin (18/11) telah menginstruksikan Menlu Marty Natalegawa untuk memanggil pulang Dubes RI untuk Australia.

"Hari ini (Senin 18/11-red), saya instruksikan Menlu Marty Natalegawa untuk memanggil ke Jakarta Dubes RI untuk Australia. Ini langkah diplomasi yang tegas," katanya dan menambahkan, sejak ada informasi penyadapan AS dan Australia terhadap banyak negara, termasuk Indonesia, kita sudah protes keras.

Presiden juga menyayangkan pernyataan PM Australia Tony Abbot yang menganggap remeh berita penyadapan ini, tanpa rasa bersalah.

Tanggapan Polri

Kepolisian Negara Republik Indonesia mengaku siap memutus hubungan kerja sama dengan Australia, terkait penyadapan yang dilakukan negara tersebut terhadap Indonesia.

"Apa pun perintah Presiden akan kami laksanakan, kami juga akan sampaikan bentuk kerja sama kami (dengan Australia), apa tindak lanjutnya, kalau Presiden minta dihentikan, kami laksanakan," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman usai acara silaturahmi dengan Forum Pemimpin Redaksi di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Pernyataan itu terkait keputusan Presiden yang menyatakan akan mengkaji ulang hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia atas dugaan aksi penyadapan.

Sutarman mengaku Polri telah menjalin kerja sama dengan Australian Federal Police (AFP) sejak tragedi bom di Bali beberapa tahun lalu.

Kerja sama di antaranya dilakukan melalui pengadaan sejumlah peralatan laboratorium kejahatan siber di Bareskrim dan laboratorium DNA di Cipinang, perlengkapan, kemudian pelatihan milik Polri dan penindakan hukum.

"Tapi ini (kerja sama) untuk pengungkapan kasus 'transnational crime' (kejahatan transnasional)," jelasnya.

Selain itu, kedua negara juga bekerja sama dalam pembentukan "Jakarta Center for Law Enforcement" (JCELEC) di Semarang, penanggulangan kejahatan transnasional, penyelundupan dan perdagangan manusia, serta terorisme.

Namun, Sutarman enggan berkomentar apakah aksi penyadapan Australia terhadap pemerintah Indonesia akan mengganggu hubungan kerja sama antara keduanya.

"Kita ini kerja sama 'police to police', tinggal bagaimana negara menyikapi masalah ini. Saya kira Presiden sedang merumuskannya," tukasnya. (Ant)

Kamis, September 26, 2013

Penerapan 4G di Indonesia Terkendala Perangkat

TEMPO.CO , Nusa Dua:Selagi menunggu ketetapan dan izin regulasi penyediaan jaringan 4G Long Term Evolution (LTE) dari pemerintah, operator gencar melakukan sosialisasi. Namun sosialisasi ini juga menghadapi tantangan, yaitu dari segi kesiapan mobile device atau perangkat bergerak.
"Ini adalah bagaimana mendorong penggunaan handphone 2G ke 3G, kemudian ke 4G," kata General Manager Network Development PT XL Axiata, Rahmadi Mulyo Hartono, di Nusa Dua, Bali, Selasa 24 September 2013. Dia menegaskan, hal tersebut kaitannya dengan membangun pengertian kepada masyarakat.
Sebenarnya, kata dia, di seluruh dunia, perangkat yang sudah bisa mengakses 4G, mencapai 948 tipe. Sebanyak 33 persen terdiri dari ponsel, sisanya laptop, modem, dan router.
Adapun dia menyebutkan, penerapan teknologi 4G memberikan banyak manfaat bagi pengguna personal. "Ini ibaratnya seperti 3G, sama-sama wireless tapi sifatnya selalu terkoneksi. Sama seperti menggunakan kabel LAN," ucapnya.
Dia mencontohkan, pengunjung situs YouTube tidak perlu menunggu waktu untuk buffering. "Kalaupun buffering, sangat cepat," kata Rahmadi.
Rahmadi mengatakan, untuk meaksimalkan jaringan 4G, frekuensi yang digunakan sebaiknya di 1.800 mega hertz per second (Mhz). "Jaringannya lebih luas, dari segi device juga ini yang paling kompatibel," ujar dia.
Penggagas dan peneliti ICT Institute Heru Sutadi di tempat sama mengatakan, jika nantinya 4G sudah diterapkan di Indonesia, jaminan kualitasnya harus melebihi 3G. Dia mencontohkan, ketika fitur video call dipromosikan di Indonesia beberapa tahun lalu, pada kenyataannya tampilan gambar kerap putus-putus, dan koneksinya lambat. "Padahal memakai teknologi 3G yang diadopsi dari negara lain," ucapnya.
SATWIKA MOVEMENTI

Selasa, Juli 16, 2013

Pembangunan Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu Unit 3 dan 4,2 × 200 MW

PLN BANGUN PLTU PANGKALAN SUSU

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji dan Chief Representative
Sinohydro Corporation Limited, Deng Xi mewakili konsorsium
Sinohydro Corporation Limited – PT Nusantara Energi Mandiri sebagai kontraktor pembangunan ikut menyaksikan Direktur Pengadaan Strategis dan Energi Primer, Bagiyo Riawan menandatangani kontrak pembangunan Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu Unit 3 dan 4,2 × 200 MW di desa Pasir, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, di PLN Kantor Pusat, Jakarta, Senin (15/7).

Proyek PLTU Pangkalan Susu unit 3 dan 4 ini penting untuk menambah pasokan listrik ke Sumatera Utara yang dalam
beberapa waktu lalu mengalami keterbatasan cadangan listrik. sesuai kontrak akan diselesaikan dalam waktu 42 bulan untuk unit 3 dan 45 bulan untuk unit 4. Konsorsium mendapatkan dana pembangunan dari Preferential Buyer’s Credit Pemerintah Republik Rakyat China dan anggaran PLN (APLN). Nilai kontrak proyek PLTU Pangkalan Susu adalah USD 235,964,273 dan Rp 196 miliar.



Rabu, Juni 12, 2013

EMAS, Jauh Lebih Besar Manfaatnya daripada Keuntungannya


Banyak orang bertanya, yang intinya adalah bagaimana saya memanfaatkan Emas selama ini? Cara atau metode mana yang saya pakai? Saya coba jelaskan dalam artikel ini sekaligus sebagai rangkuman Kultwit saya beberapa waktu yang lalu mengenai hal yang sama.
Seperti yang sering saya sampaikan diberbagai kesempatan terutama di Seminar-seminar KebunEMAS, EMAS jauh lebih besar manfaatnya daripada keuntungannya. Dalam kehidupan ini, karena sifatnya, saya memanfaatkan Emas untuk berbagai kebutuhan. Salah satu manfaat dari Emas yg terbesar adalah kita bisa mengukur biaya di masa yang akan datang dengan Emas (nanti saya bahas di artikel yang lain).
Karena nilai Emas ini sama sepanjang masa, maka kita bisa memanfaatkan Emas untuk mengukur biaya di masa yang akan datang. Contoh yang paling mudah, untuk kebutuhan pendidikan anak-anak saya nanti, dengan Emas saya bisa dengan mudah mengukurnya. Kalau saat ini biaya masuk Sekolah Dasar adalah 10jt dan setara Emas 20gram, maka Emas 20gram tersebut 5 atau 10 tahun yang akan datang masih akan tetap bisa membiayai masuk Sekolah Dasar.
Pada intinya dalam memanfaatkan Emas secara umum saya punya katakanlah 3 (tiga) jalur atau bagian besar.

Jalur Pertama, Emas untuk kebutuhan dimasa yang akan datang

Dengan Emas kita mudah untuk mengukur biaya di masa yang akan datang, nah masalahnya adalah, bagaimana memiliki Emas tersebut saat ini, bukan tahun depan atau 2 tahun lagi. Saya memanfaatkan model Beli – Gadai – Angsur untuk kebutuhan ini.
Contoh: 10 tahun lagi (dari saat ini) saya membutuhkan dana setara 250gram Emas untuk biaya pendidikan salah satu anak saya. Maka dari 2 tahun yang lalu saya sudah melakukan Beli – Gadai Emas, yang setiap 4 bulan saya Angsur (kurangi pokok pinjamanya), saya berterima kasih kepada BRI Syariah dengan produk Gadai nya yang sangat luar biasa. Karena menurut saya produk Gadai Emas BRI Syariah adalah yang terbaik saat ini, apalagi kalau di manfaatkan untuk hal yang saya sebutkan di atas, alasannya adalah, ketika pokok pinjaman saya cicil/kurangi setiap 4 bulan, maka biaya titip 4 bulan berikutanya akan berkurang. Biasanya strategi yang saya pergunakan adalah dengan menyisihkan uang yang besarnya 2 x dari Biaya titip setiap bulan. Misalnya biaya titipnya 1jt/bln, maka saya menyisihkan 2jt/bln ke dalam tabungan, yang mana pada saat 4 bulan jatuh tempo saldo tabungan 8jt kemudian saya pakai untuk bayar biaya titipnya 4 juta, dan saya kurangi pokok pinjamannya 4jt. Karena saya kurangi pokoknya, maka biaya titip 4 bulan berikutnya juga akan berkurang, artinya setiap 4 bulan komposisi pembayaran yang 8jt tersebut akan berubah, semakin lama semakin besar pokok pinjaman yang bisa dikurangi.
Saya juga melakukan hal yang sama untuk tabungan saya hari tua. Dan EMAS pada Jalur Pertama ini TIDAK PERNAH SAYA TOPUP PINJAMANNYA, tapi terus saya kurangi/cicil pokok pinjamannya.
Beruntung saat ini ada produk baru dari BRI Syariah, KLM BRI Syariah, yakni Kepemilikan EMAS dengan cara dicicil, dan tenornya bisa sampai 15 tahun, sebuah produk yang luar biasa menurut saya. Produk KLM BRI Syariah ini sangat cocok untuk tujuan-tujuan seperti di atas, seolah-olah kita ini ini mem-”beli” masa depan. Emas bisa dipakai untuk mengukur biaya di masa yang akan datang, KLM BRI Syariah bisa dipakai untukmem-”beli” masa depan.
Saat ini saya sedang meng-konversi seluruh gadai Emas pada jalur pertama ini ke KLM BRI Syariah, pertimbangan paling utama adalah, tidak harus repot-repot setiap 4 bulan ke BRI Syariah untuk perpanjangan Gadai, karena dgn KLM BRIS, cicilan langsung di debet setiap bulan dari rekening.
Pada Jalur Pertama ini, saya tidak pernah mikir harga Emas ada di posisi apa, mau naik atau turun nggak peduli. Karena pada jalur ini, semua Emas saya proyeksikan untuk jangka panjang (5 – 10 tahun), untuk kebutuhan di masa yang akan datang.

Jalur Kedua, Emas Untuk Kebutuhan Bisnis dan Konsumtif

Uang untuk modal bisnis biasanya saya belikan Emas dulu, Emasnya lalu saya gadai, baru uang gadainya saya pakai untuk modal bisnis. Dan bisnis harus mampu untuk membayar biayanya setiap 4 bulan termasuk mengurangi pokok pinjaman. Kalau sampai tidak mampu, berarti ada yang salah dengan bisnisnya, simple.
Seringkali juga pokok pinjaman belum habis, pinjamannya saya topup(maksimumkan lagi), tapi memang topupnya untuk kepentingan bisnis juga, misalnya karena pengen nambah modal atau memperluas bisnis.
Contoh, 6 bulan lalu saya masuk ke bisnis dengan modal 180jt, saat itu modal 200jt saya belikan Emas lalu saya gadai, uang gadai sekitar 180jt lalu saya jadikan modal bisnis. Alhamdulillah, setiap bulan sekarang ini saya bisa menyisihkan sekitar 2-8jt dari keuntungan bisnis tersebut. Artinya, setiap 4 bulan saya bisa bayar biaya gadainya plus kurangi pokok pinjamannya.
Selain untuk bisnis juga untuk konsumtif seperti: beli kendaraan, traveling dan sebagainya, termasuk beberapa waktu yang lalu saya berangkat Umroh, biaya berangkat Umroh saya belikan dulu Emas, lalu saya gadai, uang gadainya baru saya pakai untuk berangkat Umroh. Emas yang saya gadai untuk kepentingan ini pun saya angsur (kurangi pokok pinjamannya setiap 4 bulan). Dan sekali lagi untuk kedua tujuan ini (Bisnis dan Konsumtif), gadai Emas di BRI Syariah paling pas, karena biaya yang menurun seiring pokok pinjaman yang kita kurangi.
Gadai Emas di Jalur Kedua ini tidak pernah saya topup sama seperti padaJalur Pertama, justru saya kurangi pokok pinjamannya setiap 4 bulan (kecuali yg bisnis ketika saya butuh tambahan modal, setelah itupun bisnisnya akan kembali mengurangi pokok pinjaman setiap 4 bulan).
Saya sering kali mendapat kejutan tidak terduga di jalur ini, contoh tahun lalu kami sekeluarga traveling ke Euro, biaya traveling tersebut saya belikan Emas 600gram lalu saya gadai, baru uang gadainya dipakai untuk biaya traveling. Gadai Emas nya kemudian setiap 4 bulan saya kurangi pokoknya (dicicil), perkiraan saya baru bisa lunas 2-3 tahun lagi, tapi ternyata belum setahun sudah lunas (sering kali rezeki datang tidak bisa kita duga kan?). Ahirnya kami sekeluarga tahun ini bisa traveling lagi ke Euro dengan tempat yang berbeda, dan MENGGUNAKAN EMAS YANG SAMA. Yang lebih mengejutkan adalah, untuk tahun ini biaya per orang naik dari $2600/orang thn lalu sekarang menjadi $3900/orang namun EMAS YANG DIBUTUHKAN HANYA 350-400gram SAJA !!!
Tentunya ketika saya akan melakukan gadai untuk konsumtif atau bisnisini saya sudah ukur kemampuan saya, artinya selalu saya sesuaikan dengan kemampuan agar saya selalu bisa kurangi pokoknya setiap 4 bulan. Kalau untuk yang bisnis, nggak pusing, kenapa? karena kalau bisnisnya bagus pasti mampu, kalau nggak mampu berarti yang salah bisnisnya, ada yang salah dengan bisnisnya…
Di jalur kedua ini pun saya tidak pernah pusing sama harga Emas, mau naik atau turun. Karena memang akan dicicil dan untuk kebutuhan yang jelas ukurannya.
Resiko terburuk dari jalur Pertama dan Kedua ini adalah kehilangan kemampuan untuk mengurangi pokok pinjaman dan bayar biayanya. Kalau itu sampai terjadi, ya gampang jual Emas nya dan lunasi pinjamannya, yang jelas nilai Emas nya pasti jauh melampaui pinjamannya karena memang pokok pinjamannya saya kurangi setiap 4 bulan, belum kalau harga Emasnya juga naik.

Jalur Ketiga - Jalur Iseng

Kalau ada dana lebih saya baru masuk ke jalur ini, Emasnya saya peroleh dengan cara Beli – Gadai. Kemudian setiap ada kenaikan Emas dan STLE (nilai taksir bank) gadai saya topup (pinjamanya di maksimumkan lagi). Kelebihan dari hasil topup (setelah bayar biayanya) saya belikan Emas lagi, Emas yang dibeli dari hasil topup gadai ini saya simpan tidak saya gadai. Bahkan sering kali hasil topup itu dipakai untuk melunasi atau mengurangi pokok pinjaman Emas di Jalur Kedua (Bisnis dan Konsumtif), pertimbangannya adalah, kalau saya beli Emas baru harganya kan harga saat ini, jadi lebih untung kalau saya pakai untuk menebus sebagian atau mengurangi pokok pinjaman Emas yang di Gadai di Jalur Kedua.
Pernah dalam 4 bulan tidak ada kenaikan Emas, harus bayar biayanya aja. Ya itulah resikonya, kalau sudah punya Emas hasil topup biasanya Emas tersebut saya gadai untuk perpanjangan, atau jual Emas yang digadai sebagian, secukupnya untuk perpanjangan lagi.
Bisa juga di downgrade, artinya di gadai ulang dengan pinjaman yang sama, tapi jumlah Emas nya berkurang. Bulan ini karena harga Emas naik lumayan, saya downgrade salah satu gadai saya yang 100gram = 10 x 10grm. Dengan pinjaman yang sama tapi hanya butuh Emas 9 batang, artinya yang 1 (satu) batang 10gram sudah bisa saya miliki sepenuhnya. Pinjaman nya tetap sama, biayanya juga sama, tapi Emas nya yang digadai berkurang.
Catatan: Sering kali saya sarankan membeli Emas dengan satuan-satuan kecil, memang di awal lebih mahal, tapi ke depannya lebih flexible.
Sangat saya sarankan untuk mem-prioritaskan dulu minimal Jalur Pertama, amankan dulu kebutuhan anda di masa yang akan datang (pendidikan anak, tabungan hari tua dsb) sebelum Anda masuk ke jalur ke tiga, bahkan kalau Anda tidak siap menghadapi resiko harga Emas turun, jangan lakukan ini. Pakai jalur aman saja yang Pertama dan Kedua, Emas hampir tidak ada resikonya jika dipakai untuk proyeksi 5 – 10 tahun kedepan. Ingat kondisi harga EMAS SEPERTI SAAT INI TIDAK SELAMANYA HANYA SESAAT SAJA.
Itulah cara saya memanfaatkan Emas, Investasi itu butuh kesabaran, bukan emosi, saya ingat tahun 2007 ketika saya memulai ini, saya mulai dengan 1-5 gram saja, karena itulah kemampuan saya saat itu. Tapi apa yang saya miliki sekarang, itu benar-benar di luar dugaan dan perkiraan, itulah rezeki. Kepintaran dan kecerdasan kalah oleh ketekunan. Percayalah, saya sudah buktikan selama ini, Emas jauh lebih besar manfaatnya dibanding keuntungannya, jadi manfaatkanlah Emas sebaik-baiknya untuk kehidupan dan masa depan Anda dan keluarga Anda. Mudah-mudahan bermanfaat bagi para Gold GardenerHappy Gold !!


Kamis, Maret 28, 2013

KTH Bina Usaha Masuk Nominasi Lomba Penghijauan dan Konservasi Alam Tahun 2012


Lahan eks tambak udang terlantar sudah berubah ujud jadi hutan mangrove berkat kerja keras KTH Bina Usaha yang sangat peduli dengan lingkungan hidup

Pangkalansusu (Telukharunews) – Kelompok Tani Hutan “Bina Usaha” Pangkalansusu masuk nominasi untuk mengikuti lomba penghijauan dan konservasi alam wana lestari tahun 2012. Ungkap  Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Dishutbun Langkat, Ika Herawati S.Hut kepada Telukharunews, Rabu (30/5/2012).
Pemandangan hutan mangrove di lihat dari menara pengawas
Menurut Ika yang saat itu didampingi 3 org staf Dishutbun lainnya (Asinullah, Indra Bakti dan Ceria Aprilliana S.Hut), selain keberhasilan KTH(Kelompok Tani Hutan) “Bina Usaha”  menanam Satu Juta pohon mangrove di areal seluar lebih kurang 100 hektar sejak tahun 2007 di Desa ‘Pantai’ Pangkalansiata, Kecamatan Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, juga sistem administrasi/manajemennya sudah nyaris sempurna.
Kagum dengan apa yang sudah dilakukan oleh KTH Bina Usaha di Desa Pangkalansiata.
“KTH Bina Usaha Pangkalansusu kami nilai sudah sepantasnya dimajukan sebagai peserta Lomba Penghijauan dan Konservasi Alam Tingkat Nasional Tahun 2012 di Jakarta,” kata Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Dishutbun Langkat, Ika Herawati S.Hut.
Pemandangannya cukup bagus di kawasan hutan mangrove KTH Bina Usaha Pangkalansusu 
Pertimbangan untuk mencalonkan KTH Bina Usaha setelah Tim Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Dishutbun Langkat melakukan peninjauan langsung ke kawasan  resforest  mangrove  di atas lahan bekas tambak udang yang ditelantarkan warga pemilik lahan.
Meniti untuk lakukan investigasi di kebun mangrove KTH Bina Usaha.
Menurut Ka. KTH Bina Usaha, Anwar alias Kha Hwa yang saat itu didampingi oleh Sunanto alias Wicin (Sekretaris), dan Lia Zainal (Bendara) kepada Tim Dishutbun Langkat, sebagai generasi ketiga pengumpul arang yang cinta terhadap kelestarian hutan mangrove, maka ia tidak segan melakukan investasi diatas angka Rp500 juta dengan modal sendiri hanya untuk menghutankan kembali lahan telantar bekas tambak yang dibelinya dari warga masyarakat setempat.
Menelusuri jalan di atas benteng eks tambak di barisan rimbunannya pohon mangrove yang di kiri jalan ada paluh sungguh mengasyikkan dan letih alibat berjalan jauh jadi sirna.
“Dulu kita diberi  ‘makan’ oleh bakau, maka sekarang giliran kita untuk melestarikan hutan mangrove yang nyaris punah,” kata Kha Hwa.
Istirahat sejenak dari sengatan matahari siang di dalam hutan mangrove 
Atas kepedulian tersebut beberapa tahun lalu Kha Hwa telah menerima penghargaan Kalpataru dari Bupati Langkat, H.Ngoges Sitepu, SH.
Ka.Seksi Rehabiilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Dishutbun Langkat berdialog dengan pengurus KTH Bina Usaha Pangkalansusu di bawa naungan pohon mangrove

Menurut penilaian Asinullah dan Indra Bakti kawasan kebun bakau yang dikelola oleh KTH Bina Usaha sudah perlu dipertimbangkan untuk dijadikan Kawasan Wiasata Hutan Mangrove di Kabupaten Langkat mengingat jalan untuk menuju ke kawasan harus melalui paluh Sungai Serai yang sangat indah pemandangannya.
Kha Hwa diabadikan di bawah rerimbunan pohon mangrove
Tambak yang terlantar sudah jadi hutan bakau/mangrove
Freddy and Lia


Source : Lie's Mangrove

Kamis, Januari 17, 2013

Mimpi Soekarno pindahkan ibu kota ke Palangkaraya


Presiden Pertama RI, Ir.Soekarno hadir dalam proses pembangunan Kota Palangkaraya
Hidayat: Soekarno sosok negarawan sejati
Jakarta sebagai ibu kota negara kini sudah tidak ideal lagi. Kota ini menyimpan segudang masalah. Mulai dari kemacetan akut, kepadatan penduduk, pembangunan tak terencana hingga banjir yang selalu mengintai jika musim hujan datang.

Presiden Soekarno pada tahun 1950-an sudah meramalkan Jakarta akan tumbuh tak terkendali. Soekarno dulu punya mimpi memindahkan ibu kota Republik Indonesia dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Mengapa Palangkaraya? Ada beberapa pertimbangan Soekarno. Pertama Kalimantan adalah pulau terbesar di Indonesia dan letaknya di tengah-tengah gugus pulau Indonesia. Kedua menghilangkan sentralistik Jawa.

Selain itu, pembangunan di Jakarta dan Jawa adalah konsep peninggalan Belanda. Soekarno ingin membangun sebuah ibu kota dengan konsepnya sendiri. Bukan peninggalan penjajah, tapi sesuatu yang orisinil.

"Jadikanlah Kota Palangkaraya sebagai modal dan model," ujar Soekarno saat pertama kali menancapkan tonggak pembangunan kota ini 17 Juli 1957.

Satu hal lagi, seperti Jakarta yang punya Ciliwung, Palangkaraya juga punya  punya sungai Kahayan. Soekarno ingin memadukan konsep transportasi sungai dan jalan raya, seperti di negara-negara lain.

Soekarno juga ingin Kahayan secantik sungai-sungai di Eropa. Di mana warga dapat bersantai dan menikmati keindahan kota yang dialiri sungai.

"Janganlah membangun bangunan di sepanjang tepi Sungai Kahayan. Lahan di sepanjang tepi sungai tersebut, hendaknya diperuntukkan bagi taman sehingga pada malam yang terlihat hanyalah kerlap-kerlip lampu indah pada saat orang melewati sungai tersebut," kata Soekarno.

Untuk mewujudkan ide itu Soekarno bekerjasama dengan Uni Soviet. Para insinyur dari Rusia pun didatangkan untuk membangun jalan raya di lahan gambut. Pembangunan ini berjalan dengan baik.

Tapi seiiring dengan terpuruknya perekonomian Indonesia di awal 60an, pembangunan Palangkaraya terhambat. Puncaknya pasca 1965, Soekarno dilengserkan. Soeharto tak ingin melanjutkan rencana pemindahan ibukota ke Kalimantan. Jawa kembali jadi sentral semua segi kehidupan.

Kini Jakarta makin semrawut, sementara pembangunan di  Palangkaraya berjalan lambat. Hampir tak ada tanda kota ini pernah akan menjadi ibukota RI yang megah.

Hanya sebuah monumen berdiri menjadi pengingat Soekarno pernah punya mimpi besar memindahkan ibukota ke Palangkaraya.
Sumber: Merdeka.com