navigasi

Rabu, Februari 27, 2008

Perjalanan 3 Wanita : Dialog Berlatar Hutan Bakau

Seruas jalan lengang yang terapit bentangan sawah di Tanara, Serang. Kelengangan pagi hari itu seketika pecah ketika dua mobil berjalan beriringan dalam kecepatan sedang.
Mobil pertama bergerak dengan bagasi terbuka dan menyembulkan kamera Mini DV Sony DSR VD 170. Kamera itu mengarah pada mobil kedua yang dikendarai tiga orang perempuan muda. Keduanya pun bergerak dengan saling menjaga kecepatan. Setelah berjalan sekitar 500 meter, adegan selesai. Tak ada pengambilan gambar ulang. Tiga perempuan itu pun tersenyum lebar.
Itulah sepenggal proses pengambilan gambar program Perjalanan 3 Wanita produksi stasiun televisi Trans TV untuk episode Syekh Nawawi Al-Bantani. Pagi itu, para kru yang berjumlah lebih dari 15 orang dibagi menjadi dua tim untuk membuat episode sosok ulama besar itu yang menurut sejarah lahir di Tanara.
Mereka bersama menuju ke lokasi yang sama. Setelah setengah jam perjalanan menuju Rangkas Bitung, Lebak, tim kedua termasuk tiga perempuan yang juga presenter acara –Rimma, Vidia, dan Salmah– menghentikan perjalanan. Tepatnya di Tanara, tempat asal Syekh Nawawi. Ketika itulah mereka sempat beberapa kali melakukan pengambilan gambar di berbagai tempat bersejarah yang terkait dengan Syekh Nawawi Al Bantani.
Adegan perjalanan di ruas jalan Tanara itu hanya sepenggal dari rangkaian episode tersebut. Ketika menemui tikungan, untuk menambah variasi gambar atau stock shoot, mobil jip yang memang dipilih sebagai mobil yang dikendarai oleh tiga wanita terpaksa berbalik arah. Mobil sengaja kembali ke titik sebelum tikungan untuk diambil gambarnya saat menikung.
Program Perjalanan 3 Wanita yang tayang tiap Selasa dan Rabu pukul 06.30 WIB itu sendiri bertutur tentang petualangan tiga perempuan ke berbagai tempat bersejarah yang terkait dengan dunia keislaman. Untuk tiap episodenya, tim produksi Perjalanan 3 Wanita memang menjadwalkan satu hari penuh. Proses shooting dimulai pagi hari dan selesai tepat saat adzan Maghrib berkumandang.
Yang menarik, mereka berusaha menampilkan kesan tertentu dalam setiap perjalanan. Seperti pada episode Syekh Yusuf Al-Makassari, sudut pengambilan gambar terfokus pada latar belakang hamparan laut. Dengan menyewa sebuah sebuah kapal nelayan ukuran sedang, ketiga presenter dan sekitar delapan kru pendukung ikut naik ke kapal.
Hampir setengah jam berlayar menggunakan perahu bermotor, dengan berlatar pohon-pohon bakau yang tumbuh di tepi laut, ketiga perempuan itu melanjutkan dialog mereka. Semula, mereka berencana berdialog di hutan bakau. ”Namun, karena kondisi tanah yang basah usai terguyur hujan dan rawan longsor, diputuskan pengambilan gambar dilakukan di atas kapal,” kata Agus Efriyanto, produser Perjalanan 3 Wanita.
Untuk mengilustrasikan situasi dan kondisi kehidupan seorang tokoh yang temanya diangkat, tim produksi Perjalanan 3 Wanita pun menghadirkan segmen yang disebut ‘pengadegan’. Dalam segmen itu, tampil beberapa karakter yang dibuat mirip dengan kondisi saat si tokoh hidup dalam bentuk ilustrasi gambar.
Karena dananya yang cukup terbatas untuk tiap episode tayangan, figuran-figuran yang memerankan tokoh saat segmen pengadegan berasal dari kru produksi sendiri. Mereka melakukan adegan dengan menggunakan kostum yang memang sudah disiapkan dari Jakarta.
Sementara, kostum yang dikenakan oleh ketiga perempuan presenter itu pada tiap episode disponsori oleh salah satu produsen pakaian dan perlengkapan bagi para petualang. Maklum, selain harus berada di laut maupun di tengah sawah, mereka terkadang juga melakukan pendakian di bukit-bukit sehingga pakaian pendukung pun harus sesuai dengan aktivitas mereka.
Dalam memproduksi tayangan ini, Trans TV juga menggandeng Kilik Entertainment sebagai tim penyusun skenario tayangan. Ini termasuk pemilihan lokasi setting yang menggambarkan perjalanan. Ali Taba, salah satu tim produksi dari Kilik Entertainment mengatakan, mereka harus melakukan survei lokasi seminggu sebelumnya ke tempat lokasi shooting. Untuk mempelajari sejarah perjalanan, mereka juga mencari sumber peta sejarah maupun peta arkeologi. ”Karena banyak tempat yang sudah berubah saat ini,” kata dia.
Sedangkan pihak Trans TV sebagai tim produksi bertugas melakukan pengambilan gambar dan juga mengatur akting para presenter. Saat ini program Perjalanan 3 Wanita masih berada di beberapa episode awal. Untuk perjalanan di Banten, mereka berhasil menyelesaikan empat episode baru.
Meski begitu, rating acara terbilang baik yang mencapai angka 11,9. Pencapaian yang lebih baik ketimbang episode perdana yang tercatat berkisar di angka 8,9. Bila rating terus meningkat, agaknya perjalanan ini tidak hanya merambah di sejumlah kawasan Tanah Air. Jejak sejarah keislaman di luar negeri pun bakal dijalani. ”Kalau ratingnya bagus, kami berencana ke Arab Saudi,” ujar Agus Efriyanto, sang produser yang biasa disapa Anto itu.

Bakteri Sakazaki pada Susu Formula, Berbahaya...!

Hasil Penelitian Fakultas Kedokteran Hewan IPB mengungkapkan ada beberapa merk susu formula untuk bayi usia di bawah satu tahun yang mengandung Bakteri Intero Bacter Sakazaki,

bakteri tersebut disebut juga ES menyebabkan radang pada selaput otak
dan usus serta jaringan seluruh tubuh
Bakteri tersebut dapat menyebabkabkan radang otak dan gangguan pencernaan pada bayi Hussniah ( Ketua POM) menghimbau untuk anak harus diberikan asi, jangan susu formula terkait adanya bakteri tsb. Husnuiah juga enggan menyebutkan 22 jenis sampel susu formula 13 bubur bayi Husniah Rubiana juga mengatakan 0-6 bulan jangan di beri susu formula, yang paling sensitive adalah bayi berusia 0-1 bulan

disadur dari Berita2 Televisi Lokal Indonesia 26/2/08

Namunpun, berita ini masih wacana, DepKes juga belum ada memberikan pernyataan resminya mengenai hal ini. Pihak IPB sendiri sebagai peneliti menolak memberikan komentar, dengan mengatakan bahwa data-data hasil penelitian telah mereka serahkan kepada Pemerintah.

Ketidakjelasan ini membuat masyarakat jadi bingung, apa benar produk susu yang mereka konsumsi selama ini mengandung bakteri tersebut, ada baiknya juga sich, karena para Ibu menjadi lebih sadar akan pentingya ASI bagi pertumbuhan anak, dan bagi para pengusaha susu sapi perah, hal ini jadi peluang bagi mereka untuk meraup untung, karena banjir pesanan, yang tak lain dan tak bukan disebabkan oleh isu bakteri yang merebak, sehingga menurunkan daya beli masyarakat terhadap produk susu lokal, gak tau dech apakah sebagian yang lain beralih ke produk susu luaran.... ;-)



Kabar Terbaru dari milis teman...

FYI Dari milis sebelah,
kabar 70 merk sufor dan bubur susu yang katanya terkontaminasi bakteri.

Daftar A: Produk Daging,
Susu, Telur dan Hasil Olahnya Yang Dilarang
No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
1. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa vanila Belgia/Perancis
2. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa strawberry Belgia/Perancis
3. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa cokelat Belgia/Perancis
4. Elle & Vire Skim Milk UHT natural Belgia/Perancis
5. Magnum Ice Cream Belgia (Milk Fat)

Daftar B: Produk Daging, Susu, Telur
dan Hasil Olahnya Yang diamankan Sementara
No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
1. Campina Dutch
Breda Butter Belanda
2. De Hollandsche Boerin Keju Belanda
3. Pregestimil Susu Bubuk Belanda
4.
Breda Mentega Belanda
5. Pere de Du Tomato Daging ayam olahan Perancis
6. Pere de Du Fillet Cordon Daging ayam olahan Perancis
7. Pere de Du Nugets Daging ayam olahan Perancis
8. Perc de Du Drum Sticks Daging ayam olahan Perancis
9. Maya Brand Corned Beef Perancis
10. ABC Corned Beef Corned Beef Perancis
11. President Emmental ex
France Keju Perancis
12. President Creme Liquide UHT Perancis
13. President Butter Perancis
14. President Butter salted batangan Perancis
15. President Butter unsalted Perancis
16. Elle & Vire Skimmed milk Perancis
17. Elle & Vire French Butter Perancis
18. Elle & Vire Spredable butter Perancis
19. Elle & Vire French Butter Perancis
20. Elle & Vire Cheese spread Perancis
21. Elle & Vire Cheese Perancis
22. Suny Boy Full Cream Milk Powder Perancis
23. Suny Boy Susu UHT Perancis
24. Plumrose Chicken Hot Dog Jerman

Daftar C: Produk Susu Dalam Negeri
Yang Aman Untuk Digunakan
No. Nama Barang Jenis Produk
1. Frisian Flag Susu Bubuk Full Cream
2. Kompleta Susu Kental Manis
3. Caleimex Susu Rendah Lemak
4. Dutch Lady Susu Cair
5. Susu Bendera 123 Susu Pertumbuhan
6. Susu Bendera Yes! Susu Cair
7. Susu Bendera SKM Susu Kental Manis
8. Enaak Susu Kental Manis
9. Indomilk Susu Kental Manis
10. Indomilk Susu Pasteurisasi
11. Indomilk Susu Evaporasi
12. Kremer Krim Kental Manis
13. Tiga Sapi Krim Kental Manis
14. Tiga Sapi Susu Bubuk
15. Sustagen Susu Bubuk
16. Enfapro Susu Formula Lanjutan
17. Enfragrow Susu Pertumbuhan
18. Enfamil Susu Bayi
19. Bebelac 1 Susu Bayi
20. Bebelac 2 Susu Formula Lanjutan
21. Delilac Susu Pertumbuhan
22. Tropicana Slim Susu Bubuk
23. Nutrifood Susu Bubuk Instan
24. Nutrifood WRP Susu
25. Promina Susu Bubuk
26. Sun Susu Bubuk
27. SMA Susu Bayi
28. S-26 Susu Bayi
29. Promil Susu Formula Lanjutan
30. Procal Susu Pertumbuhan
31. Enercal Susu
32. Nursoy Susu Formula Khusus
33. Bear Brand Susu Steril Cair
34. Cap Nona Susu Kental Manis
35. Cap Nona Susu Evaporasi
36. Carnation Susu Bubuk
37. Carnation Susu Evaporasi Cair
38. Dancow Susu Bubuk
39. Dancow Susu Beraroma
40. Dancow B ali ta Susu Pertumbuhan
41. Lactogen 1 Susu Bayi
42. Lactogen 2 Susu Formula Lanjutan
43. Milkmaid Susu
44. Anlene Susu Bubuk
45.
Nan Susu Bayi
46. Anchor Susu Bubuk Full Cream
47. Birch Tree Susu Beraroma
48. Dumes Mames Susu Bayi
49. FMC Powder Susu Bubuk Full Cream
50. Indokilin Susu Bubuk Full Cream
51. Kilimas Susu Beraroma
52. LLM Susu Formula Khusus
53. Milco Susu Beraroma
54. Nini Susu Bayi
55. Sari Husada Susu Bubuk Full Cream
56. SGM Susu Bayi
57. Vitalac Susu Bayi
58. Ultra Susu UHT
Sumber: Ditjen POM Depkes



Senin, Februari 25, 2008

Ayat Ayat Cinta - Novel Pembangun Jiwa

Karya
Habiburrahman Saerozi

Alumnus Universitas Al Azhar, Cairo

“Aku masih mencium bau surga. Wanginya merasuk ke dalam sukma.
Aku ingin masuk ke dalamnya. Di sana aku berjanji akan mempersiapkan
segalanya dan menunggumu untuk bercinta. Memadu kasih dalam cahaya
kesucian dan kerelaan Tuhan selama-lamanya.”
Sambil terisak Aisha melantunkan ayat:
Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah
irji’ii ilaa Rabbiki
raadhiyatan mardhiyyah
Fadkhulii fii ‘ibaadii
wadkhulii jannatii

(Hai jiwa yang tenang
Kembalilah kamu kepada Tuhanmu
dengan hati puas lagi diridhai
Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu
Maka masuklah ke dalam surga-Ku.)