navigasi

Jumat, Maret 09, 2012

8 Target Finansial memasuki Usia 30



Jakarta - Setelah sekian lama bekerja, Anda pun akhirnya memasuki usia 30 tahun. Mungkin sebagian dari anda berpikir, apa yang sudah saya capai setelah bekerja sekian lama?

Biasanya, banyak orang melakukan banyak kesalahan dalam situasi finansialnya di awal umur 20-an tahun. Apalagi yang baru bekerja dan punya uang sendiri, ditambah dengan gairah masa muda yang jarang berpikir panjang.

Maka dari itu, mendekati umur kepala tiga, jangan sampai kesalahan itu terulang lagi. Berikut ini, delapan hal yang sebaiknya anda lakukan sebelum meninggalkan umur kepala dua, seperti dikutip Financial Highway, Senin (20/2/2012).

1. Lunasi semua utang, kecuali cicilan rumah

Yang paling penting adalah melunasi seluruh tagihan kartu kredit. Jika belum, sekaranglah saat yang tepat untuk memulainya. Jangan sampai anda meninggalkan masa muda dengan utang kartu kredit yang menumpuk.

Lunasi juga utang-utang lain, kecuali utang rumah yang biasanya masih membutuhkan waktu cukup lama sampai benar-benar lunas. Begitu anda selesai, masa-masa awal di umur 30 bisa anda konsentrasikan untuk tabungan masa depan anak dan keluarga, sambil terus membereskan cicilan rumah.

2. Lindungi harta anda

Tinjau kembali polis asuransi anda, pastikan rumah, kendaraan dan kesehatan bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi. Cari juga cara untuk mendapatkan uang dari asuransi, tapi jangan sampai menggangu perlindungan anda. Pikirkan kerugian seperti apa yang bisa anda derita tetapi tidak ditutupi oleh perusahaan asuransi.

3. Cek asuransi jiwa anda

Setelah anda cukup mapan, serta akan atau sudah berkeluarga, anda harus bisa menjamin keluarga anda bisa mendapatkan sesuatu jika hal terburuk menimpa anda. Cari asuransi jiwa yang tepat, jangan sampai terjebak premi yang murah tapi hasil yang anda dapat tidak maksimal.

4. Bikin surat warisan

Bukannya anda sudah bersiap-siap untuk mati muda, tapi baik itu anda sudah berkeluarga atau tidak, sebaiknya anda mempersiapkan diri sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, harta dan investasi anda tidak akan jatuh ke tangan yang salah.

Pastikan surat wasiat atau akses untuk membuka surat ini diketahui dengan baik oleh keluarga atau teman terpercaya anda. Buat juga salinannya untuk dipegang oleh satu atau dua anggota keluarga besar anda.

5. Memulai simpanan dana pensiun

Bagusnya, anda mulai mengumpulkan dana pensiun sejak awal umur 20an, tapi jika belum maka sebelum umur 30an untuk memulai. Jika punya pasangan, buka rekening untuk dana pensiun dia juga. Perhitungkan dana yang anda mampu untuk disetor per bulannya tanpa mengganggu biaya bulanan dan investasi. Rencanakan masa depan dengan serius.

6. Alokasikan aset anda dengan baik

Sekarang saat yang tepat untuk meninjau kembali portofolio anda, mulailah menempatkan aset-aset di instrumen investasi yang tepat. Rancang sebuah rencana yang cocok bagi jangka penjang, selalu lakukan diversifikasi portofolio demi mencegah kerugian tinggi.

Anda mungkin butuh bantuan profesional dalam hal ini, carilah penasihat keuangan yang tepat sehingga anda tidak salah arah. Anda sudah harus mulai aktif mengawasi portofolio setidaknya satu tahun dua kali supaya perkembangannya terpantau.

7. Mulai hidup sederhana
Tanpa melihat pemasukan yang anda dapat tiap bulan, ada bagusnya anda hidup sederhana dan berkecukupan, tanpa berfoya-foya dan menghambur-hamburkan uang. Tapi bukan berarti anda harus serba hemat tanpa menikmati kehidupan.

Sesekali anda bisa pergi liburan bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan banyak uang dan berlebih-lebihan. alangkah lebih baik jika uang lebih tersebut ditabung untuk masa tua atau tabungan pendidikan anak. Jangan tergoda dengan gaya hidup saudara atau tetangga yang selalu terlihat mewah.

8. Pertajam keahlian anda

Jangan berhenti belajar dan pertajam skill yang anda miliki. Pelajari teknologi-teknologi baru dan tren industri terbaru. Jika anda memutuskan untuk sekolah lagi, pastikan sejalan dengan karir yang anda kejar sehingga setelah lulus anda tidak perlu memulai dari awal lagi.

Kesimpulan:

Awal 30-an adalah saat yang tepat untuk meningkatkan kondisi finansial anda. Belum terlambat unuk memulai dari awal, jika ternyata kondisi finansial anda masih berantakan sejak awal umur 20-an. Jika fondasi finansial anda sudah kuat, maka anda tinggal membangun sisanya.

(ang/qom) 

5 Cara Menabung Tanpa Sadar

Jakarta - Harga barang-barang kebutuhan pokok yang terus naik tanpa dibarengi kenaikan pendapatan bisa membuat anda makin kesulitan dalam menabung. Apalagi, Bank Indonesia (BI) baru saja menurunkan tingkat suku bungan acuan alias BI Rate menjadi 5,75%.

Itu berarti tingkat suku bunga tabungan kita di bank pun berpotensi diturunkan. Tapi jangan harap bunga kredit bisa turun, apalagi mencapai single digit alias di bawah 10%.

Dalam situasi seperti sekarang ini, anda harus lebih pintar lagi menyimpan uang, kalau bisa tanpa sadar anda bisa menabung secara otomatis. Berikut ini adalah lima tips untuk menyimpan uang tanpa anda sadari, seperti dikutip dari Investopedia, Jumat (9/2/2012).

1. Jalankan pilot otomatis anda

Salah satu trik untuk membiasakan diri dalam menambung adalah menempatkan simpanan di atas segala. Jadi, begitu tagihan bulanan datang, jangan langsung menyusun daftar yang harus dibayar. Tapi sisihkan sebagian uang untuk anda simpan terlebih dahulu.

Dengan begitu, setelah anda menyusun seluruh daftar tagihan dan menyiapkan uangnya, secara tidak sadar anda sudah punya uang untuk disimpan, kalau ternyata tagihannya tidak terlalu banyak. Tapi, jika ternyata tagihannya cukup banyak, anda bisa mengambil sebagian uang yang sudah anda simpan pertama kali.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah meminta kepada bank anda, jika memungkinkan, untuk memisahkan sebagian uang anda ke akun terpisah setiap bulan setelah gajian. Dengan begitu, anda tidak akan sadar akan jumlah uang yang anda simpan meski jumlahnya sudah menggunung.

Jumlah yang harus disisihkan tidak perlu terlalu besar. Hanya dengan Rp 200 ribu per bulan, anda akan punya Rp 2,4 juta dalam setahun, tanpa anda sadari.

2. Simpan kembalian

Masih ingat waktu anda belajar menabung dari uang receh jaman masih bocah? Tidak ada salahnya untuk mengulang kembali kebiasaan ini. Mulailah dengan mengosongkan uang receh di dompet anda setiap akhir minggu, taruhlah di tempat yang sudah disiapkan.

Anda bisa melibatkan keluarga juga dalam melakukan tabungan kecil ini. Apalagi jika anda punya anak, kebiasaan menyimpan uang ini sangat bagus, karena si kecil akan menghargai uang meski itu nilainya kecil. Jika tabungannya mulai penuh, tukar uang receh di bank terdekat atau tempat penukaran uang lainnya.

Jika anda melakukan hal ini secara rutin, bukan tidak mungkin dalam satu tahun nilainya bisa menembus jutaan tanpa anda sadari. Dengan begitu, anda juga akan lebih menghargai uang recehan dibandingkan sebelumnya.

3. Jangan diingat-ingat kalau anda sudah naik gaji

Gaji anda naik? Selamat! Tapi, sebelum anda tidak berpikir waras dan ingin segera belanja sesuatu, sebaiknya anda tidak perlu mengingat-ngingat kalau anda baru saja naik gaji.

Sebaiknya anda masukan selisih gaji baru ini ke dalam tabungan seperti yang disebutkan dalam poin pertama tadi. Sehingga, uang yang anda sisihkan setiap bulan jumlahnya makin bertambah tebal.

Hal ini agak susah dilakukan jika gaji yang naik hanya rutin tahunan, tapi jika gaji yang naik karena promosi anda bisa leluasa mengatur tabungan anda. Akan lebih baik lagi jika selisih gaji baru tersebut bisa anda simpan untuk dana darurat atau bahkan dana pensiun.

4. Jalankan kebiasan

Jika akhirnya anda sudah selesai membayar cicilan mobil yang butuh waktu bertahun-tahun, jangan mulai cari kredit lain, tetapi tetap sisihkan uang yang sama untuk masuk langsung ke tabungan anda. Kebiasaaan kredit anda bisa diubah menjadi kebiasaan menabung.

Bahkan, anda bisa memasukan kredit ini ke tabungan otomatis yang sudah diminta kepada bank, seperti sudah disinggung pada poin awal tadi. Bayangkan anda masih punya utang untuk melunasi mobil, sehingga uang tersebut akan tersimpan dengan baik tanpa anda sadari.

5. Simpan 'Harta Karun'

Kita semua pasti pernah mengalami hal ini, menemukan uang di lokasi atau benda yang kadang kita lupa. Contohnya, seperti menemukan Rp 50 ribu di saku jaket lama, atau bahkan di ransel yang dulu dipakai untuk liburan. Jangan langsung anda habiskan 'harta karun' seperti ini, sebaiknya anda simpan baik-baik di tabungan anda. Anggaplah sebagai dana kejutan untuk tambahan tabungan.

Tapi jika anda masih tergoda untuk membelanjakan uang tersebut, ada baiknya dibagi dua saja, setengah untuk jajan, setengahnya lagi ditabung. Dengan begini, anda masih bisa menyiapkan dana untuk masa depan dan tetap bisa bersenang-senang dengan membelanjakan 'harta karun' tersebut.

Kesimpulan:

Menabung atau menyimpan uang tidak perlu dibuat sulit. Dengan beberapa tips ini, anda bisa menabung tanpa harus merasa terbebani, bahkan anda tidak akan sadar jumlahnya begitu besar hanya dalam waktu singkat.

(ang/qom) 

8 Tips Sukses dari Orang Paling Kaya di Asia

Jakarta - Li Ka-Shing menjadi orang Asia paling kaya versi Forbes 2012. Ia juga masuk jajaran 10 besar orang paling kaya di planet bumi, bersama dengan taipan lain seperti Bill Gates dan Warren Buffett.

Ia memulai hidupnya dari sebuah keluarga sederhana dan dibesarkan tanpa sosok seorang ayah sebelum akhirnya menjadi pebisnis dan orang paling dermawan di Asia. Bagi warga Asia, Li Ka-shing merupakan sosok yang ideal untuk dituruti.

Sudah banyak buku yang menceritakan bisnis dan kehidupannya, kebanyakan diterbitkan dalam bahasa mandarin hampir semuanya dilakukan oleh pihak ketiga. Buku-buku ini banyak memenuhi toko buku, layaknya buku-buku soal Warren Buffet di Amerika Serikat (AS).

Yayasan miliknya, yang bernama Li Ka Shing Foundation, mengumpulkan beberapa pepatah atau tips yang merepresentasikan kehidupan sang taipan. Seluruh tipsnya ini, seperti dilansir dari Forbes, Jumat (9/3/2012), pernah diucapkan langsung oleh CEO Cheung Kong Holdings Limited dan Hutchison Whampoa Limited ini di masa lalu:

  1. Sebagai pemimpin, seseorang harus lebih sering menghabiskan waktu merencanakan masa depan
  2. Jangan terlalu optimis ketika pasar sedang bagus, jangan pula terlalu pesimis ketika pasar sedang buruk
  3. Reputasi yang bagus bagi perusahaan dan diri anda adalah aset berharga yang tidak ternilai meski tidak tertulis dalam laporan keuangan
  4. Tidak peduli betapa kuat atau ahlinya anda di satu bidang, jika anda tidak punya hati dan niat yang kuat, anda tidak akan sukses
  5. Untuk menjadi manajer yang baik, sikap dan kemampuan adalah bahan dasar yang harus seimbang. Seorang pemimpin bisa memberi inspirasi kepada bawahannya, sementara seorang bos mendominasi bawahannya sehingga mereka merasa kecil.
  6. Rumus untuk bisa sukses itu sulit ditemukan, anda pun harus hati-hati karena tanda-tanda kegagalan justru tersebar di mana-mana. Membangun sebuah fondasi yang bisa meminimalisir kegagalan sudah terbukti bisa menjadi jalan pintas menuju kesuksesan.
  7. Seorang manajer yang sukses adalah yang bisa membaca bakat orang lain. Tak hanya mereka bisa memilih orang yang lebih pintar dari dirinya, tetapi juga bisa menghindari memilih karyawan yang terlalu bangga akan dirinya melebihi keahlian aslinya.
  8. Seni sebuah manajemen yang bagus terletak dalam kapasitasnya menerima tantangan, serta kemampuannya melebur pemikiran baru dan lama.